PENGEMBANGAN PERTANIAN DESA SEMAKIN MAJU KEHADIRAN PENYULUH JADI KUNCI KEBERHASILAN

Uncategorized27 Dilihat

INFOSOBATDESA, 18 Mei 2026 – Pembangunan dan pengembangan sektor pertanian di Desa Menne Ate, Kecamatan webar, Kabupaten Sumba Barat Daya, kini menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Hasil panen meningkat tajam dan kesejahteraan petani kian membaik, berkat peran aktif dan kehadiran langsung tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang mendampingi warga dari awal tanam hingga pasca panen.

Dahulu, petani di desa ini masih banyak menggunakan cara-cara tradisional dengan hasil yang belum maksimal dan sering gagal panen akibat serangan hama atau kesalahan pengelolaan pupuk. Namun sejak program pendampingan intensif digalakkan pemerintah, pola bertani berubah total menjadi lebih modern, terarah, dan ilmiah.

Kepala Desa, mengungkapkan bahwa keberadaan penyuluh pertanian di tengah masyarakat menjadi ujung tombak kemajuan tersebut. Penyuluh tidak hanya sekadar memberi teori, tetapi turun langsung ke lahan pertanian, memantau kondisi tanaman, serta memberikan panduan teknis yang mudah dipahami petani.

“Kehadiran penyuluh itu sangat berarti. Dulu kami bingung kalau tanaman sakit atau hama datang, sekarang ada Bapak/Ibu penyuluh yang datang rutin, mengajari kapan waktu pupuk, dosis yang pas, hingga cara merawat jagung agar hasilnya besar. Perubahan ini sangat nyata,” ujar salah’satu petani, Senin (18/5).

Salah satu petani setempat, menceritakan pengalamannya. Ia mengaku dulu hanya bisa panen jagung sekitar kurang dari 1 ton per hektare. Setelah mengikuti arahan penyuluh, mulai dari penggunaan benih unggul, pengaturan air, hingga teknik pemupukan susulan yang tepat di umur 40–45 hari, dan mengikuti anjuran tersebut dan pertumbuhan tanaman dari tahun bandingkan sekarang lebih baik yang sekarang ujarnya.

“Setiap ada masalah, penyuluh cepat tanggap. Bahkan mereka mengingatkan jadwal perawatan tanaman. Kami jadi tahu bedanya jagung kecil dan jagung yang sudah masuk fase pembentukan tongkol, jadi perawatannya tidak salah langkah,” tambah Kariman bersemangat.

Penyuluh Pertanian Lapangan yang bertugas di wilayah tersebut menjelaskan bahwa program yang dijalankan meliputi penyuluhan teknis, pembentukan kelompok tani, hingga pengenalan teknologi pertanian. Fokus utamanya adalah agar petani mandiri, cakap mengelola lahan, dan mampu beradaptasi dengan perubahan cuaca serta serangan hama penyakit.

“Kami memastikan setiap inovasi dan bantuan pemerintah sampai dan diterapkan dengan benar di lahan petani. Tujuannya satu: meningkatkan produksi, menaikkan Nilai Tukar Petani, dan menjadikan pertanian di desa ini semakin maju dan modern,” jelas salah satu penyuluh.

Kini, Desa Menne Ate menjadi contoh desa pertanian maju di wilayahnya. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendukung kerja para penyuluh, agar ilmu pertanian terus berkembang dan menjamin ketersediaan pangan serta kesejahteraan seluruh warga desa di masa mendatang.

Penulis//:Ntena

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *